Sejarah Waffle, Benarkah「Gambling terms」 Berasal dari Wafer? Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0

Koloni pun memperkenGGGambling Gambling termstermsambling termsambling termsalkannGambling termsya ke Dunia Baru pada awal abad ke-17. Di Dunia Baru inilah kue ini kemudian bertemu dengan ‘teman sejatinya’, yakni sirup maple.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Waffle Liege

Seringkali wafer dimakan pada momen berbau agama dan hari suci. Wafer dijual oleh pedagang kaki lima yang berkumpul di luar gereja.

Mulai dari lambang keluarga dan pemandangan alam hingga pola bergaris yang kini jadi ciri khas wafer.

Kue tersebut dibuat dari campuran tepung, air atau susu, dan sesekali ditambahkan telur, kemudian dikenal sebagai wafer.

Pada abad pertengahan dan Renaisans, wafer dimakan oleh semua lapisan masyarakat, dari masyarakat kecil sampai raja-raja.

Sebelumnya, waffle dipercaya berawal sebagai kue yang sederhana dengan bentuk datar, tanpa lubang-lubang besar yang kita kenal seperti sekarang dan pada awalnya dibuat oleh orang Yunani kuno.

Sekitar 80 tahun kemudian, Cornelius Swarthout pun mematenkan besi pencetak waffle yang bisa digunakan di atas kompor. Cone waffle untuk es krim pertama kali muncul di World’s Fair tahun 1904 di St. Louis, Amerika Serikat.

Waffle dipercaya berevolusi dari wafer yang tipis dan krispi menjadi kue yang lebih tebal dan empuk.

Jauh sebelum waffle muncul, sejak zaman dahulu pun telah ada makanan yang menyerupai bentuk waffle.

Pada 1735, ‘wafles’ kemudian mendapatkan tambahan huruf ‘f’, menjadi waffle. Konon, Thomas Jefferson adalah orang pertama yang membawa besi pencetak waffle dengan pegangan panjang ke Amerika pada tahun 1789.

Kadang kala sajian ini juga dimasak di atas api dengan menggunakan piringan besi panjang. Kemudian sekitar abad ke-13, wafer muncul dengan aneka bentuk yang berbeda.

Kue datar yang dibuat oleh orang-orang Yunani kuno itu bernama ebelios. Ebelios dimasak di antara dua piringan besi panas. Makanan ini pun menyebar di Eropa pada abad pertengahan.

Orang Inggris menyebutnya ‘waferers’ dan orang Perancis menyebutnya ‘gaufriers’. Orang Belanda sangat menyukai wafer yang mereka sebut sebagai ‘wafles’.