Ramai Potensi Tsunami 28 Meter di Pacit「Weide Sports」an Jawa Timur, Ini Analisis BMKG

  • 时间:
  • 浏览:0

BWeide SportsWeide Sportsaca juWeide Sportsga: Daftar Kegiatan yang Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi Sesuai Aturan Terbaru

DapatkaWeide Sportsn inforWeide Sportsmasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Meskipun tsunami belum terjadi, tetapi mengukur potensi tsunami sangat penting untuk merumuskan langkah mitigasi yang tepat.

"Sebagai daerah yang berhadapan dengan zona sumber gempa megathrust, wilayah Pacitan merupakan daerah rawan gempa dan tsunami," kata Kepala Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono kepada Kompas.com, Selasa (14/9/2021).

Berdasarkan hasil monitoring BMKG terhadap aktivitas kegempaan sejak 2008, wilayah selatan Pacitan beberapa kali terbentuk klaster seismisitas aktif.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati sebelumnya telah mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah setempat menyiapkan skenario terburuk jika terjadi gempa dan tsunami di daerah itu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan tersebut, karena daerah itu merupakan daerah rawan tsunami dan gempa.

Skenario terburuk perlu disiapkan untuk menghindari dan mengurangi risiko gempa dan tsunami yang berpotensi terjadi di pesisir selatan Jawa akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.

Imbauan BMKG untuk mempersiapkan langkah mitigasi bagi masyarakat bukan tanpa alasan.

KOMPAS.com - Potensi tsunami setinggi 28 meter di Pacitan, Jawa Timur, ramai dibicarakan publik.

Meskipun, kluster pusat gempa yang terbentuk, tidak diakhiri dengan terjadinya gempa besar.

"Berdasarkan hasil penelitian, wilayah Pantai Pacitan memiliki potensi tsunami setinggi 28 meter dengan estimasi waktu tiba sekitar 29 menit. Adapun tinggi genangan di darat berkisar antara 15-16 meter dengan potensi jarak genangan mencapai 4-6 kilometer dari bibir pantai," kata Dwikorita, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (12/9/2021).