Indonesia Lottery Results_Introduction to Indonesia Lottery_Baccarat winning skills_Indonesia Presidents Cup betting_Sports Betting Network

  • 时间:
  • 浏览:0

Memang sih pas udah nikah kamu gak bisa tiap hari jalan-jalan. Kehidupanmu juga akan terfGambling appokus pada keluarga dan kerjaan yang bagi sebagian orang kehidupan semacam itu adalah kehidupan yang membosankan. Tapi yang perlu kamu ingat, kehidupan pernikahan tak melulu seperti itu. Kamu masih bisa kok bersenang-senang.

Siapa bilang kamu gak bisa jalan-jalan dan bersenang-senang kalau udah nikah

Enaknya tinggal di Indonesia, orangtuamu akan siap sedia membantu untuk ngurus cucu mereka. Apalagi pas masih bayi, dijamin kakek-nenek akan betah nginep di rumahmu demi melihat cucu kesayangannya tiap hari.

Ini alasan yang cukup familiar di telinga kita. Banyak pemuda-pemudi Indonesia yang beralasan takut ngurus anak sebagai hambatan untuk menunda pernikahan. Padahal sebenarnya gak harus ngeri kok kalau urusan ngurus anak. Wajar kamu takut karena emang kamu belum pernah ngurus anak. Tapi akan selalu ada orangtuamu yang siap bantu walau tanpa diminta.

Semua pikiran itu wajar kok melintas dalam benakmu. Kalau gak ada rasa khawatir malah itu yang aneh. Tapi jangan jadikan keraguanmu sebagai alasan untuk tak segera melamar dia. Kalian nantinya akan membina rumah tangga bersama, berjuang bersama, susah-senang pun bersama. Sepanjang perjalanan pernikahan, kalian pasti akan bisa mengikis keraguan karena kalian memang saling pengertian. Toh kalian sudah saling cinta, yakin deh keraguan itu akan musnah dengan sendirinya.

“Kamu kok gak segera ngelamar pacarmu kenapa, bang?”

“Abang masih takut kalo nanti nikahnya gak berjalan gimana, Mah”

“Yaelah, gitu aja ditakutin. Kan ada Mama sama Papa yang siap bantu nasehat”

Wajar memang jika kamu memikirkan tentang masa depan hubunganmu dengannya. Kamu dan dia sama-sama masih berusia muda. Sama-sama masih berpikir keras mau dibawa kemana hubungan ini. Kalian juga punya kekhawatiran jika menikah nanti, apakah kalian akan masih bisa sebahagia ini. Atau malah tertabrak dengan kewajiban dalam pernikahan yang bikin kamu sama dia gak punya rasa cinta lagi.

Tapi dibalik keinginan untuk mengikat janji suci, ada saja pikiran rasional yang senantiasa membuatmu ragu. Sudah yakinkah dengan dia? Apa kamu yakin bisa membahagiakannya? Bagaimana jika pernikahan itu nantinya gak berhasil? Dan masih banyak lagi pikiran-pikiran yang menakut-nakuti agar kamu dan dia tak segera mengikat janji suci.

Setiap orang memang ingin punya kehidupan yang tenang dan tak terjamah oleh masalah. Wajar lah jika kamu pas udah nikah nanti, ingin kehidupan rumah tanggamu tenang tanpa prahara. Tapi kamu juga perlu ingat, bahwa tidak ada yang namanya kehidupan bebas masalah. Mau kamu single, pacaran, udah nikah, udah punya anak 2; yang namanya masalah pasti akan datang tanpa diundang. Lantas apa yang kamu takutkan tentang masalah dalam pernikahan?

“Bray, lu gak ada niatan buat nikah sama pacar?”

“Ya ada lah. Gue sayang beneran sama dia. Kenapa emang?”

“Kok gak keliatan mau ngelamar? Kan pacarannya udah serius.”

“Ntar dulu deh, nunggu gue siap. Hehe”

“Kalo nunggu lu siap mah sampek lebaran Kingkong juga gak bakal siap”

Kalau Aiman Ricky kapan yaaaa?

Pasalnya, menikah memang menjadi sebuah keputusan besar dalam hidupmu, jadi wajar jika kamu kadang merasa ragu. Tapi kalau menikah sudah menjadi keyakinan hatimu, melangkah saja dan wujudkan niatmu!

Jika ditanya soal urusan nikah, tentu semua orang yang memiliki pasangan ingin melangkah ke jenjang tertinggi dalam suatu hubungan tersebut. Ditambah lagi jika usiamu sudah memasuki usia matang untuk menikah, sudah pasti orang tua juga mendorong agar hubunganmu dan pasangan segera diresmikan.

Meski memang tak bisa sebebas dulu lagi, tapi yang namanya pernikahan ‘kan memang urusan komitmen untuk saling berbagi. Kamu bisa kok membagi waktu kapan untuk istri dan kapan untuk diri sendiri. Tapi ya jangan egois dengan menghabiskan waktumu bersama temen aja. Ingat istri dan keluargamu yang menanti di rumah. Toh kamu juga bisa mengobati bosan dengan jalan-jalan bersama istri tercinta. Obat stres dan bosan yang paling ampuh ‘kan emang keluarga!

Faktor pendapatan memang sangat penting bagi kelanggengan hubungan pernikahan. Kita realistis aja deh, mana ada sih orang yang mau hidupnya susah? Tapi meski memang penting, sejatinya kamu gak perlu terlalu berpatokan yang muluk-muluk mengenai berapa pendapatan yang harus kamu capai sebelum nikah. Kalau bisa 10 juta ke atas sih bagus, tapi kalau kamu cuma punya pendapatan yang tak seberapa juga tak perlu sampai berkecil hati.

Ini sih gak perlu diperjelas lagi sebenarnya. Tapi biar afdhol, kita jabarkan sedikit deh mengenai apa yang asik dari “Halal” ini. Kamu dan dia kan emang udah lama pacaran. Masa’ iya mau gitu-gitu aja? Hehe. Kamu tau sendiri kan bahwa ketika udah nikah, kamu bebas melakukan apa saja berdua. Kamu bisa ajak dia nonton konser berdua, nonton di bioskop, keluar jalan-jalan manapun juga gak ada yang ngelarang. Emang sih sekilas kegiatan-kegiatan tersebut juga bisa kamu lakukan saat masih pacaran. Tapi yang bikin beda adalah kamu udah gak perlu lagi takut digrebek warga dan satpol PP. Kan udah halal. Mau ngapain aja, bebas!

Nah, setelah baca beberapa hal diatas, masih mikir muluk-muluk lagi? Masih pingin menunda pernikahanmu lagi? Kalau udah siap, udah punya pemasukan dan yang pasti udah ada calonnya mah tinggal nikah aja. Percayalah, hidup akan lebih indah jika kamu menjalaninya berdua dengan dia.