Kisah K「Baccarat skills experience」ontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

  • 时间:
  • 浏览:0

Baca juBaccarat skills experiencega: Amir Qatar Ingatkan Para Pemimpin Dunia tentang Pentingnya Melanjutkan Dialog Damai dengan Taliban

TapBaccarat skills experieBaccarat skills experiencencei dia tiba-tiba Baccarat skills experiencemenangis, hingga membuat pendengar alunan lagunBaccarat skills experienceya kehilangan kata-kata untuk menghiburnya.

Baca juga: Pemimpin Perlawanan Anti-Taliban Lari ke Tajikistan Setelah Taliban Kuasai Lembah Panjshir

"Saya tidak meninggalkan tanah air saya karena saya seorang gadis Muslim yang tidak mengenakan jilbab atau sepenuhnya menutupi tubuh," katanya kepada BBC.

Interpretasi ketat Taliban tentang Islam melarang musik dimainkan di atas panggung, dan sebagian besar bentuk ekspresi artistik, kecuali yang bersifat religius.

Setelah Taliban merebut kekuasaan, ia terpaksa meninggalkan rumahnya di Kabul, keluar dari negara asalnya. Tetapi di atas segalanya, ia berusaha mempertahankan cita-citanya.

"Taliban memaksa kami untuk berhenti dari profesi kami," kata Ayesha.

KOMPAS.com - Sudah beberapa minggu Ayesha Khan tinggal di sebuah apartemen satu kamar tidur di lokasi yang baru dan asing di luar Afghanistan.

Ketika dikunjungi BBC di lokasi barunya, wanita itu duduk di atas selembar karpet coklat, bernyanyi diiringi suara harmonium.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Saya harus meninggalkan negara ini (Afghanistan) karena saya seorang perempuan Afghanistan dan seorang penyanyi."

Tetapi dalam kasus Ayesha, ancaman itu diperparah oleh pemahaman Taliban yang jauh lebih ketat lagi tentang peran perempuan Afghanistan di masyarakat.

"Sulit untuk menjadi perempuan di Afghanistan akhir-akhir ini, tapi seorang penyanyi tidak akan bisa ditoleransi Taliban."